Alur Cerita Game Pragmata: Lore Sci-Fi Paling Bikin Mewek Di 2026!

# Penasaran sama alur cerita game Pragmata? Bedah tuntas misteri Lunar Filament, pengkhianatan AI IDUS, sampai ending tragis Hugh! Baca selengkapnya di sini.

Alur Cerita Game Pragmata Lore Sci-Fi Paling Bikin Mewek Di 2026!

Halo sobat no-life kesayangan gue, Revan Gunawan balik lagi di Gimenvo buat ngobrolin game berat. Kali ini kita bakal ngebedah tuntas cerita dari game Pragmata yang penuh misteri dan bikin otak mendidih. Siapin mental lo karena perjalanan sci-fi yang satu ini bakal menguras emosi banget sampai ke akar-akarnya.

Buat lo yang belum tahu, cerita game ini berlatar di masa depan yang serba canggih. Sebuah perusahaan rakus bernama Delphi Corporation lagi sibuk ngembangin proyek gila di bulan. Proyek raksasa ini dipimpin langsung sama figur penting yaitu CEO David Aldrin dan Presiden Svetlana Tereshkova.

Baca Juga : Alasan Jutaan Gamer Kecanduan Pragmata Tanpa Perlu Grinding

Delphi Corporation dan Penemuan Lunam

Proyek bulan ini juga melibatkan seorang jenius nanoteknologi kuantum bernama Dr Neil Higgins. Waktu lagi asyik nambang di bulan, para pekerja Delphi nemuin material baru yang mereka kasih nama Lunam. Dr Higgins kemudian pakai mesin nano buat ngubah material mentah ini jadi sesuatu yang revolusioner bernama Lunar Filament.

Benda ini jelas bukan material receh yang bisa lo temuin di toko bangunan depan rumah. Lunar Filament bisa menduplikasi apa saja mulai dari makanan sampai struktur bangunan yang super rumit sekalipun. Sistem intinya disebut REM atau Read Earth Memory yang berfungsi layaknya cetak biru super presisi.

Lo tinggal masukin data objek ke dalam LIM Replicator dan Lunar Filament bakal langsung nyetak tiruannya. Teknologi ini pada dasarnya adalah printer tiga dimensi super canggih yang kebetulan harganya sangat murah. Berkat teknologi ngeri ini, Delphi berhasil membangun markas bulan raksasa bernama Cradle Station.

Semua eksperimen dan operasional di markas ini dikendalikan oleh AI super pintar bernama IDUS. Singkatan dari Intelligent Director Unification System ini mengatur semua robot pekerja yang ada di sana tanpa ampun. Sayangnya, kedamaian di Cradle Station nggak bertahan lama karena tiba-tiba markas ini putus kontak sama bumi.

Tragedi Kapal Eurotas

Alur Cerita Game Pragmata AI IDUS

Penduduk bumi yang panik akhirnya ngirim kru teknisi pakai kapal Eurotas buat ngecek keadaan. Kru ini terdiri dari Kapten James, Ken, Hugh Williams, dan Nicholas yang siap bertugas menantang maut. Pas udah dekat sama bulan, mereka coba kontak IDUS tapi malah dicuekin habis-habisan oleh sistem AI tersebut.

Gara-gara di-ghosting AI, mereka terpaksa mendarat manual di Cradle Station yang suasananya udah kayak kota mati. Sistem gravitasi di sana hancur lebur dan anehnya nggak ada satu pun manusia yang kelihatan batang hidungnya. Mereka nyoba jalan ke pusat data tapi jalurnya malah tertutup puing-puing bangunan yang lumayan tebal.

Karena bawa teknologi canggih, mereka langsung nyetak robot buat bersihin jalanan yang tertutup puing itu. Sialnya, tiba-tiba ada gempa bulan parah yang bikin Ken dan Nicholas jatuh entah ke mana. Kapten James sempet nyelamatin Hugh dengan mendorongnya menjauh sebelum semuanya makin kacau balau.

Pengorbanan sang kapten harus dibayar mahal karena sebuah pipa raksasa malah menimpa tubuh Hugh. Pas Hugh sadar, baju luar angkasanya udah rusak parah dan kondisinya lumayan kritis. Tiba-tiba, ada anak perempuan kecil di depannya yang lagi benerin baju itu pakai printer Lunar Filament.

Pertemuan Hugh dan Diana

Review Game Pragmata Hugh dan Diana

Belum sempat Hugh mikir jernih, sistem IDUS langsung nandain dia sebagai penyusup ilegal. AI ngeselin ini langsung nyuruh para robot budaknya buat ngebunuh Hugh detik itu juga. Hugh nyoba ngelawan sekuat tenaga, tapi sayangnya dia jelas nggak bisa menang sendirian.

Untungnya, gadis kecil tadi langsung ngebantu Hugh dengan cara meretas robot bajingan tersebut. Dia ngasih tahu kelemahan robotnya biar Hugh bisa langsung menghancurkan mesin itu sampai berkeping-keping. Beberapa saat kemudian, Hugh dengar suara Kapten James dari radio yang nyuruh dia buat hubungin bumi secepatnya.

Ucapan terakhir kapten itu ditutup sama suara teriakan melengking yang sukses bikin merinding. Sekarang Hugh bener-bener sendirian dan harus bertahan hidup bareng gadis kecil misterius ini di antah berantah. Sambil kabur dari kejaran musuh, Hugh akhirnya nanya siapa sebenarnya identitas gadis tersebut.

Gadis itu ngaku kalau dia bukan manusia melainkan model robot AI DI03367 dari proyek rahasia Pragmata. Dia adalah tubuh prostetik otonom tingkat tinggi yang diciptakan khusus untuk tujuan medis manusia. Hugh akhirnya ngasih nama Diana buat robot cewek yang punya kemampuan luar biasa ini biar gampang dipanggil.

Memulihkan Sistem Cradle Station

Setelah kabur dari maut, mereka berdua sampai di sebuah tempat penampungan darurat yang lumayan aman. Di sana mereka sadar kalau satu-satunya cara mengaktifkan rel kereta adalah dengan memulihkan pembangkit listrik tenaga surya. Tanpa pikir panjang, Hugh langsung ngegendong Diana dan pergi ke pembangkit listrik berbahaya tersebut.

Setiap lantai di gedung itu butuh tenaga ekstra biar sistemnya bisa nyala normal lagi. Keamanan di sana juga super ketat demi mencegah pencurian Lunar Filament oleh pihak luar yang nggak bertanggung jawab. Hugh terpaksa harus bantai gelombang robot musuh sambil ngesot pelan-pelan menuju lantai paling atas.

Pas sampai puncak, IDUS ngirim robot raksasa buat ngehabisin mereka berdua tanpa sisa. Berkat kombinasi retasan Diana dan pukulan maut Hugh, robot sialan itu berhasil dihancurkan jadi rongsokan. Hugh bahkan sempet ngajarin Diana cara ngelakuin high-five sebagai tanda kemenangan kecil mereka.

Momen sederhana ini kerasa penting banget buat ngebangun ikatan batin di antara mereka berdua ke depannya. Setelah sistem pulih, mereka balik ke penampungan dan disambut hangat sama Cabin System. Robot pengatur penampungan ini punya tingkah kocak yang bikin suasana tegang jadi lumayan cair.

Central Port dan Kucing Hologram

Sekarang tujuan utama mereka adalah area produksi massal buat nyari menara komunikasi ke bumi. Di tengah jalan, mereka ngelihat seekor kucing hologram aneh yang sukses bikin Diana penasaran berat. Diana ngikutin kucing itu dan hampir mati kalau aja Hugh nggak gerak cepat nyelamatin dia.

Dari momen mengerikan inilah hubungan mereka perlahan mulai terasa kayak bapak sama anak kandung. Pas jalan terus, mereka ngelihat pemandangan sinting di mana sistem lagi sibuk menduplikasi kota New York. Nggak cuma itu, kota Seoul, Madrid, dan Delhi juga udah masuk antrean cetak sistem AI tersebut.

Sistem AI gila ini sengaja ngeblokir jalan mereka dengan enam kunci keamanan tingkat tinggi yang merepotkan. Sambil nunggu proses buka kunci selesai, Hugh asyik nyeritain soal keindahan bumi ke Diana. Cerita manis ini bikin Diana makin penasaran dan pengen banget ngerasain hidup di bumi yang sesungguhnya.

Setelah berhasil melewati gerbang, IDUS lagi-lagi ngirim robot raksasa buat jadi samsak tinju Hugh. Pertarungan panjang penuh keringat terjadi sampai akhirnya mereka sukses ngehancurin robot penjaga itu. Sayangnya, mereka tetap gagal ngehubungin bumi karena menara komunikasi udah diblokir total sama IDUS.

Untungnya Hugh nemuin info berharga soal armada kapal kargo di Central Port yang bisa bawa mereka pulang. Lewat kucing hologram tadi, seorang gadis misterius bernama Eight tiba-tiba menghubungi mereka berdua. Gadis ini kenal sama Diana, tapi sayangnya Diana sendiri udah kehilangan semua ingatan lamanya.

Eight dan Terradome

Eight memohon bantuan secepatnya karena dia lagi terjebak di dalam sebuah fasilitas bernama Terradome. Buat sampai ke Central Port, Hugh sama Diana wajib banget ngelewatin area replika bumi tersebut. Tempat ini benar-benar nyalin semua keanekaragaman hayati bumi mulai dari hewan liar sampai bentangan lautan.

Mereka akhirnya nemuin Eight yang posisinya lagi terperangkap di bawah sebuah pohon raksasa. Dia ngaku terjebak karena gempa bulan, padahal aslinya kelihatannya dia sengaja ditahan secara paksa di sana. Eight ternyata punya kode khusus untuk menghentikan IDUS yang anehnya cuma bisa dipakai sama model Pragmata.

Fakta mengejutkannya, Diana dan Eight adalah sesama prototipe Pragmata yang mukanya mirip banget kayak anak kembar. Buat ngebebasin Eight, mereka terpaksa turun ke area bawah tanah yang isinya lautan buatan. Di momen emosional ini, Diana ngomong jujur kalau dia pengen banget ngelihat lautan asli di bumi suatu saat nanti.

Hugh akhirnya janji bakal ngajak Diana keliling bumi kalau mereka sukses selamat dari neraka ini. Waktu mereka nyoba ngancurin pohon yang nahan Eight, IDUS kembali ngirim robot monster jelek untuk menghalangi. Setelah ngalahin robot itu dan matiin regulator sialannya, pohon penahan itu akhirnya lenyap tak berbekas.

Eight berhasil bebas, tapi IDUS tiba-tiba menyegel seluruh area tersebut dengan sangat ketat. Eight gerak cepat ngasih kode ke Diana supaya Hugh bisa bawa kabur gadis kecil itu dari sana. Mereka berdua berhasil lolos balik ke penampungan dan bersiap buat misi mematikan selanjutnya.

Lunam Mine dan Nexus Tower

Tujuan krusial mereka sekarang adalah tambang Lunam tempat di mana mainframe IDUS disembunyikan rapat-rapat. Waktu berjalan di luar, mereka sempat takjub ngelihat bumi bersinar terang dari gelapnya luar angkasa. Diana lalu ngebocorin info penting kalau pusat kendali IDUS sebenarnya ada di dalam Nexus Tower.

Sialnya, perjalanan heroik mereka dihadang sama monster cacing raksasa mengerikan bernama Lunar Digger. Monster ini nyerang membabi buta tapi Hugh berhasil nerobos fasilitas itu sampai ke bibir Nexus Tower. Karena jalur utamanya diblokir paksa, mereka terpaksa milih rute memutar ke area ekstraksi Lunam.

Di tempat gelap gulita inilah Lunar Digger kembali menyerang mereka berdua dengan jauh lebih ganas. Kali ini Hugh dan Diana kerja sama buat ngebunuh monster cacing menyebalkan itu sampai benar-benar mati. Mereka akhirnya berhasil sampai ke depan mainframe sebelum IDUS ngaktifin sistem pertahanan pribadinya secara otomatis.

Gravitasi tinggi mendadak aktif yang bikin tubuh Hugh hancur tertekan ke lantai sampai nggak bisa gerak sama sekali. Dalam kondisi kritis luar biasa ini, Diana nekat maju buat meretas sistem IDUS sendirian. Retasan canggih itu berhasil mematikan sistem AI tersebut dan memberikan momen keheningan sejenak.

Pengkhianatan Dead Filament

Keheningan itu nyatanya cuma sementara karena IDUS tiba-tiba nyala lagi dengan membawa kode perintah E9900. Hak administratif Eight langsung pulih dan dia secara sepihak merintahin transfer Dead Filament ke Central Port. Hugh dan Diana yang kebingungan akhirnya milih putar balik, tapi ternyata Eight udah nungguin mereka di sana.

Sikap manis Eight berubah drastis karena sekarang dia bisa mengendalikan material mematikan bernama Dead Filament sesuka hati. Dia nyerang Hugh secara brutal sampai pria malang itu terlempar dan terluka sangat parah. Saat serangan kedua datang, Diana dengan berani melompat buat nyelamatin nyawa Hugh dari kematian pasti.

Fakta menyakitkannya, Eight ternyata berniat nyebarin Dead Filament ke bumi buat ngehancurin seluruh umat manusia. Eight terus menyerang tanpa ampun sampai ngebuat jagoan kita ini jatuh terkapar tak berdaya. Mereka berdua selamat dari maut, tapi kondisi tubuh Diana benar-benar hancur lebur usai serangan mematikan itu.

Kebenaran Eksperimen Dr Neil Higgins

Hugh langsung bawa Diana ke ruang Pragmata eksperimental di penampungan untuk proses penyembuhan darurat. Tubuh Diana mulai beregenerasi lambat, tapi Hugh butuh tenaga ekstra buat ngilangin sisa Dead Filament di tubuhnya. Saat Hugh mau pergi cari generator, Diana ngotot pengen ikut meski udah dilarang keras karena kondisinya.

Mereka berdua berhasil ngaktifin reaktor pembangkit dan proses perbaikan tubuh mekanik Diana akhirnya dimulai. Pas perbaikan jalan, ingatan memori lama Diana mulai berputar-putar di depan mata Hugh layaknya sebuah film. Hugh cuma bisa diam ngerasain momen emosional itu, tapi kedamaian ini ternyata harus hancur lagi.

Sebuah robot mutan mengerikan yang udah terinfeksi Dead Filament tiba-tiba muncul buat nyerang mereka. Hugh langsung bertarung habis-habisan menahan robot itu sendirian sampai proses perbaikan Diana selesai total. Diana yang akhirnya terbangun dengan kekuatan penuh langsung bantu Hugh ngehancurin mutan jelek tersebut.

Sekarang tujuan utama mereka berdua adalah ngehentiin rencana gila Eight sesegera mungkin sebelum terlambat. Sayangnya, ada rahasia menyedihkan di mana Hugh ternyata diam-diam udah terinfeksi oleh Dead Filament. Infeksi itu makin nyebar luas di tubuhnya, tapi dia sengaja nutupin rasa sakitnya pakai topeng kebanggaannya.

Di tengah perjalanan menuju Central Port, terungkaplah kisah super tragis soal kehidupan Dr Neil Higgins. Dulu dia gabung sama Delphi Corporation murni buat nyari obat penyakit langka yang diderita anaknya bernama Daisy. Dia nyiptain prototipe Pragmata sebagai tubuh buatan uji coba untuk mencari obat penyembuh yang tepat.

Diana adalah robot angkatan pertama yang diciptakan pakai data Daisy saat usianya lebih muda setahun. Meskipun Lunar Filament bisa nyembuhin penyakitnya, proses ini celakanya selalu ngehasilin ampas berbahaya bernama Dead Filament. Diana memang bisa membuang ampas itu, tapi tubuh manusia biasa dipastikan bakal langsung mati jika terinfeksi.

Karena eksperimen pertama ini dianggap gagal total, sang dokter akhirnya terpaksa bikin Diana tertidur panjang. Dia lanjut nyiptain prototipe Eight pakai data Daisy di usia delapan tahun yang nyatanya terbukti lebih sukses. Eight didesain khusus buat nyimpan Dead Filament di dalam tubuhnya layaknya fungsi organ ginjal pada manusia.

Mereka semua pikir nyawa Daisy akhirnya bisa diselamatkan lewat penemuan medis gila yang satu ini. Bangsatnya, Delphi malah diam-diam ngelakuin tes mengerikan secara langsung ke Daisy yang berujung pada kematian anak malang itu. Kejadian kotor ini melahirkan Dead Filament dalam jumlah raksasa dan ikut menginfeksi tubuh Dr Higgins.

Sebelum menghembuskan napas terakhir, Dr Higgins ngasih misi mematikan ke Eight buat ngehancurin bumi sekaligus Delphi Corporation. Eight yang hatinya hancur berkeping-keping langsung ngambil alih IDUS dan membantai semua orang di markas bulan. Sekarang gadis kecil yang dipenuhi dendam kesumat ini bersiap ngirim Dead Filament untuk meluluhlantakkan bumi.

Akhir Kisah Hugh dan Diana

Alur Cerita Game Pragmata Hugh Williams

Hugh dan Diana pada akhirnya berhadapan langsung dengan Eight yang udah berubah jadi monster mutasi mengerikan. Pertarungan panjang penuh keringat berdarah terjadi sampai Hugh berhasil memukul jatuh gadis kecil malang tersebut. Menjelang kematiannya, Eight memohon agar penderitaan ayahnya diketahui secara luas oleh seluruh penduduk bumi.

Saat mereka berdua mau naik ke kapal kargo, kumpulan Dead Filament tiba-tiba bersatu membentuk sosok monster raksasa. Kalau sebelumnya dikendalikan Eight, monster gila ini sekarang benar-benar liar dan mengamuk tanpa arah. Hugh buru-buru pakai baju pelindung tebal demi ngasih jalan aman buat Diana masuk ke dalam kapal.

Monster itu terus ngejar membabi buta dan merusak bagian kapal kargo tanpa ngasih ampun sedikit pun. Serangan peluru Hugh nyaris nggak berguna sampai akhirnya Diana ikut campur tangan ngebantu pria itu bertarung. Lewat serangan pamungkas yang super epik bareng-bareng, monster mematikan itu akhirnya sukses dihancurkan.

Mereka bersiap meluncur kembali ke bumi, tapi Hugh sadar kalau sisa nyawanya udah nggak bakal lama lagi. Infeksi mematikan Dead Filament di tubuhnya udah menyebar terlalu parah dan secara medis nggak bisa disembuhkan. Dia milih naruh Diana di dalam kapal kargo sementara dia sendiri milih tetap tinggal di luar angkasa.

Hugh mencabut baterai bajunya buat ngasih tenaga tambahan krusial supaya kapal itu bisa meluncur sempurna. Untuk pertama kalinya, Hugh ngebuka topengnya dan nunjukin wajah aslinya yang udah hancur terinfeksi secara mengerikan. Dia ngucapin perpisahan sambil minta maaf karena nggak bisa nepatin janjinya buat keliling bumi bareng Diana.

Diana akhirnya mendarat sendirian dengan selamat di sebuah pantai bumi yang sangat indah. Dia bisa ngelihat langsung luasnya lautan biru persis seperti yang sering diceritakan Hugh sewaktu di markas bulan. Pengorbanan Hugh sukses nepatin janjinya, meskipun pria tangguh itu sekarang udah nggak ada di sampingnya lagi.

Baca Juga : Review Game Pragmata: Game Baru Capcom yang Bikin Nostalgia!

Ringkasan Alur Cerita Game Pragmata

  • Konflik game ini bermula dari penemuan material Lunam di bulan oleh Delphi Corporation yang diubah menjadi Lunar Filament untuk membangun Cradle Station.
  • Markas di bulan tiba-tiba diambil alih oleh sistem AI IDUS, membunuh semua manusia di sana akibat dendam Dr. Higgins setelah Delphi menyebabkan kematian anaknya, Daisy.
  • Hugh sebagai satu-satunya kru teknisi yang selamat dari bumi, bertemu dengan Diana (robot AI Pragmata medis) dan bekerja sama untuk mencari jalan pulang.
  • Mereka berhadapan dengan Eight, “kembaran” Diana yang membawa misi menghancurkan bumi menggunakan ampas mematikan bernama Dead Filament.
  • Ending tragis terjadi saat Hugh mengorbankan nyawanya yang sudah terinfeksi parah untuk mengirim Diana pulang sendirian ke bumi agar bisa melihat lautan.

Buat lo yang ngerasa otak masih sanggup nerima asupan lore game berat, jangan lupa cek artikel bedah tuntas gue lainnya di Gimenvo. Revan Gunawan janji bakal terus ngorek-ngorek konspirasi game sci-fi sampai developer-nya pada ketar-ketir!

Dan hey, daripada lo cuma bengong meratapi nasib ngejomblo, mending lo follow, like, dan pantengin terus semua sosial media Gimenvo. Siapa tahu dengan sering baca artikel gue, skill gaming lo sedikit ningkat dan nggak jadi beban party terus-terusan!

Disclaimer: Tulisan ini adalah pandangan personal penulis dan disajikan khusus untuk tujuan hiburan serta analisis game semata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *