# Penasaran sama nasib Leon dan misteri virus Elpis? Gimenvo bakal bedah tuntas alur cerita game Resident Evil Requiem secara mendalam dan berbobot khusus buat kamu!

Gimenvo – Halo para tukang banting stik kesayangan, selamat datang lagi di sesi game plot bareng gue, Revan Gunawan. Kali ini gue bakal ngajak kalian mengupas tuntas sebuah mahakarya yang lagi panas-panasnya di komunitas gamer. Siapkan camilan kalian karena kita bakal ngebahas alur cerita Resident Evil Requiem secara brutal dan mendalam.
Setelah puas dibikin jantungan sama Resident Evil Village dan Resident Evil 4 Remake, Capcom akhirnya ngelepas game satu ini. Rilisnya baru beberapa minggu yang lalu sejak diumumkan Juli 2024 silam. Gue jamin bagian pembukanya bakal bikin bulu kuduk kalian berdiri tegak.
Suasana horornya benar-benar mengingatkan gue pada rasa takut saat pertama kali mencicipi awal mula Resident Evil 7. Game ini dengan sangat cerdas menggabungkan horor sudut pandang orang pertama bagian Grace dengan porsi aksi brutal khas Leon. Ini jelas sebuah racikan gameplay yang menunjukkan seberapa matang pengalaman para developer di industri ini.
Nostalgia PlayStation 1 di Raccoon City
Tentu saja nilai jual utamanya adalah momen pulang kampung yang sudah lama kita nantikan ke Raccoon City. Tempat laknat ini adalah saksi bisu masa kecil gue dan banyak gamer seangkatan gue saat pertama kali mengenal horor lewat konsol PlayStation 1. Game ini juga memperluas banyak banget sejarah tentang sebuah organisasi rahasia tertentu.
Gue peringatkan dari awal kalau artikel ini bakal penuh dengan spoiler masif dari keseluruhan seri gamenya. Kalau kalian butuh konteks cerita sebelumnya, gue sudah pernah bahas tuntas di artikel bagian pertama dan kedua beberapa minggu lalu. Kalian mending baca itu dulu biar otak kalian nggak ngebul pas mencerna kelanjutan ceritanya.
Kengerian Awal Bagi Grace Ashcroft
Tahun 2026 menjadi awal mula petualangan Grace Ashcroft yang bekerja di kantor lapangan FBI kawasan Midwestern. Dia lagi sibuk mengetik laporan tentang korban pembunuhan yang punya tanda bercak hitam aneh di kulitnya. Tersangka kasus ini ditemukan di sebuah kantor pemerintahan yang sudah lama ditinggalkan.
Pihak FBI yakin banget kalau pembunuhan ini punya benang merah dengan tiga korban lain yang punya tanda serupa. Bos Grace yang bernama Nathan Dempsey kemudian memanggilnya ke ruangan karena korban kelima baru saja ditemukan. Sialnya tubuh korban ini ditemukan di Renwood Hotel yang punya kenangan super kelam buat Grace.
Ibu Grace yang bernama Alyssa Ashcroft adalah seorang jurnalis investigasi yang selamat dari insiden Raccoon City tahun 1998. Namun sayangnya sang ibu dibunuh secara tragis di hotel tersebut. Dempsey dengan santainya bilang kalau kasus ini adalah cara terbaik buat Grace menghadapi trauma masa lalunya dan move on.
Investigasi Berbahaya di Renwood Hotel
Meskipun kasus ini menggores luka lama, Grace tetap menerima tugasnya dan meluncur ke kota Renwood. Saat berjalan menyusuri jalanan, Grace dibukakan garis polisi oleh seorang petugas jaga bernama Officer Cole. Dia masuk ke dalam hotel yang sudah terbengkalai itu dan harus mengambil napas panjang buat menenangkan mentalnya.
Begitu masuk, rasa takut langsung menyerang mentalnya secara instan. Grace melihat catatan kasusnya yang menyebutkan kalau mayat di hotel itu sudah ada di sana selama beberapa hari dan mulai membusuk. Hal yang paling gila adalah semua korban di kasus ini tercatat oleh FBI sebagai para penyintas insiden Raccoon City tahun 1998.
Kejadian masa lalu itu berakhir dengan pemboman kota setelah bocornya virus T yang mengubah semua warga menjadi zombi. Kita semua tahu betul kalau musibah itu adalah kesalahan fatal dari Umbrella Corporation. Salah satu korban tewas terbaru rupanya adalah Michael Warren, mantan walikota Raccoon City pengecut yang kabur dan meninggalkan putrinya Catherine.
Ancaman Nyata Resident Evil Mulai Muncul
Keanehan mulai terjadi saat Grace menemukan seseorang meninggalkan fotonya di atas meja bar. Ini membuktikan ada orang gila yang terus mengikuti dan mengawasinya dari bayang-bayang. Sebuah kunci bernomor kamar 204 ditempelkan di belakang foto tersebut, dan itu adalah kamar yang dulu ditempati Grace bersama ibunya.
Grace memberanikan diri naik ke kamar tersebut dan menemukan kasurnya sudah dipenuhi oleh foto-foto dirinya. Salah satu foto sukses memicu ingatan Grace tentang malam mengerikan saat ibunya dibunuh. Ada seseorang yang menelepon kamar mereka dan langsung menutupnya ketika Grace mengangkat telepon tersebut.
Listrik hotel tiba-tiba padam dan Alyssa yang sudah panik langsung menarik Grace turun ke lantai bawah. Di sana mereka menyaksikan manajer hotel dihabisi oleh pria misterius berkerudung. Grace dan ibunya berusaha kabur namun Alyssa akhirnya dibunuh secara brutal oleh pria tersebut.
Ingatan itu membuat Grace sadar kalau ibunya sempat menyembunyikan sesuatu di balik lukisan lantai bawah. Dia kembali ke bawah dan sukses menemukan barang yang disembunyikan tersebut. Grace menemukan jurnal ibunya di dalam tas kulit beserta sebuah disket MO yang sangat penting.
Jurnal itu berisi catatan Alyssa tentang pria berkerudung yang memang sudah dia curigai terus mengikutinya. Setelah mengantongi disket itu, Grace kaget melihat Officer Cole tiba-tiba ada di dalam sana. Cole memegangi lehernya dan mengeluh ada sesuatu yang menyengatnya sebelum akhirnya berubah menjadi zombi dan menyerang Grace.
Aksi Menegangkan Mengingatkan Pada Resident Evil 4 Remake
Grace sempat berhasil melawannya tapi sayangnya dia terkena gigitan si zombi. Aksi kejar-kejaran super intens terjadi sampai ke tangga darurat, di mana Grace harus bertarung mati-matian melawan Officer Cole. Zombi itu akhirnya jatuh dari jendela dan tewas menghantam jalanan di bawahnya.
Grace kemudian mendengar suara musik dari salah satu kamar atas dan menemukan seorang pria sedang duduk di depan perapian. Pria berwajah mengerikan itu bangkit dan berkata kalau dia akhirnya menemukan Grace si manusia terpilih. Grace mencoba kabur tapi pria raksasa itu mencekiknya sampai dia pingsan tak sadarkan diri.
Sementara itu di tempat bernama Elbridge, agen DSO andalan kita Leon Scott Kennedy sedang berdiskusi dengan koordinator misinya. Mereka membahas mayat baru yang ditemukan dan menjadikan total korban bercak hitam menjadi enam orang. Sang koordinator menyebutkan tersangka utama mereka adalah Victor Gideon yang punya hubungan erat dengan Umbrella.
Victor dulunya adalah peneliti virus T dan dia juga pria yang mencekik Grace di hotel tadi. Pria ini awalnya direncanakan menjadi saksi di pengadilan Raccoon City tapi tidak ada yang berhasil melacak keberadaannya. Koordinator memberi tahu Leon soal mayat di Renwood Hotel, sehingga Leon langsung tancap gas ke sana.
Eksplorasi Menegangkan di Roadshill Chronic Care Center
Sesampainya di Renwood, Leon melihat Victor Gideon sedang menggendong Grace keluar dari hotel. Leon merasa sangat beruntung karena targetnya ada di depan mata, tapi Victor malah menembakkan panah aneh ke empat orang di sekitarnya. Hal itu memicu wabah instan di Renwood sebagai bentuk pengalihan agar Victor bisa kabur membawa Grace.
Leon berusaha mengejar sambil menyelamatkan warga dan meminta koordinatornya mengunci total kota Renwood. Sayangnya Leon kehilangan jejak Victor di tengah kekacauan tersebut. Koordinator kemudian memberi tahu Leon kalau Victor pernah membeli gedung bernama Roadshill Chronic Care Center setelah Umbrella bangkrut.
Setelah mendapat alamatnya, Leon melepaskan sarung tangannya dan terlihat kalau dia juga menderita bercak hitam misterius di kulitnya. Koordinator memperingatkan kalau waktu mereka sudah semakin menipis. Setibanya di Roadshill, Leon disambut seorang perawat yang mengatakan para pasien di sana sedang menjalani terapi eksperimental buatan Dr. Gideon.
Perawat itu meminta Leon menunggu di sebuah ruangan yang penuh dengan foto Victor beserta stafnya. Tiba-tiba ada pengumuman dari interkom yang menyatakan protokol darurat kode 6 sedang dijalankan. Sang perawat masuk kembali dengan panik menyuruh Leon pergi, namun dia malah dibunuh oleh rekan kerjanya yang sudah jadi zombi membawa gergaji mesin.
Zombi itu mencoba menyerang Leon tapi tentu saja Leon langsung menghabisinya tanpa ampun. Saat Leon sibuk bertarung di lantai bawah melawan para dokter dan pasien zombi, Grace akhirnya sadar dan berhasil melepaskan ikatannya di lantai atas. Grace membaca pesan dari Victor yang mengatakan dia sudah distabilkan dengan obat bernama Dexifil.
Ini mungkin menjelaskan kenapa Grace tidak berubah jadi monster meskipun sudah digigit zombi sebelumnya. Grace kemudian menjelajahi lorong gelap di sayap fasilitas tersebut dan menyadari dia butuh sekering untuk menyalakan pintu besi. Grace berhasil menemukan sekeringnya tapi kotak penyimpanannya terkunci sehingga dia butuh obeng.
Grace menemukan sebuah korek api yang sangat membantunya melihat di tengah kegelapan. Dia sempat dikejutkan oleh dokter yang terinfeksi dan bertemu dengan monster yang bentuknya benar-benar mengerikan. Sambil berlari menyelamatkan diri, Grace bersembunyi di ruangan terang yang ternyata menjadi tempat berlindung paling aman.
Monster aneh itu rupanya sangat sensitif terhadap cahaya dan kulitnya akan terbakar jika terkena sinar. Grace mengendap-endap menghindari monster itu sampai dia berhasil menemukan obeng yang dicarinya. Dia mengambil sekering tersebut dan langsung berlari membuka pintu besi utama.
Di saat bersamaan, Leon muncul dari bawah dan melihat Grace sedang ditarik ke dalam kegelapan oleh monster itu. Leon dengan sigap menembak jatuh monster tersebut dan bertanya siapa Grace sebenarnya. Tiba-tiba pintu besi tertutup rapat oleh ulah Victor yang memantau mereka dari kegelapan menggunakan remote.
Mengungkap Gelapnya Rahasia Raccoon City Syndrome
Karena terpisah, Leon bertanya alasan Victor menculik Grace tapi wanita itu tidak tahu menahu. Leon akhirnya meminjamkan senjatanya kepada Grace dan menyuruhnya segera pergi dari sana. Saat berjalan di lorong gelap, Leon berpapasan langsung dengan Victor yang menyambutnya dengan senyuman sinis.
Victor mengajak ngobrol santai tapi Leon langsung menyerangnya tanpa basa-basi. Victor terbukti jauh lebih kuat dan berhasil mencekik Leon sambil melihat gejala infeksi di tubuhnya. Victor menyebut penyakit itu sebagai Kutukan Umbrella sebelum akhirnya membuat Leon pingsan.
Di sisi lain, Grace turun ke lobi dan menemukan ruang keamanan dengan seorang pria berlumuran darah di lantainya. Grace juga melihat dua sel tahanan yang salah satunya berisi seorang gadis kecil tuna netra. Pria yang sekarat itu memperingatkan Grace untuk menjauhi sang gadis sebelum dia menghembuskan napas terakhir.
Grace berhasil mendapatkan kartu akses sayap barat untuk membuka area baru di gedung tersebut. Sebelum pindah area, Grace melihat pintu menuju halaman luar yang membutuhkan tiga blok berbentuk kotak untuk membukanya. Di sayap barat yang berisi kantor administrasi, Grace mendapati tempat itu juga sudah dipenuhi monster.
Grace mendengar suara pukulan keras dari arah dapur dan melihat koki zombi sedang memotong daging sambil menggeram tidak jelas. Zombi di fasilitas ini rupanya masih punya sisa kewarasan untuk melakukan rutinitas lama mereka. Ada dokter yang masih mencoba mendiagnosis pasien dan ada zombi yang terus mematikan lampu karena sensitif terhadap cahaya.
Grace harus menghindari berbagai jenis infeksi aneh termasuk pasien yang menderita sindrom karakter utama dan terus bernyanyi. Grace menyelesaikan berbagai teka-teki di sayap ini untuk membuka jalan baru. Dia sukses menemukan satu blok kuarsa dan kartu akses menuju sayap timur yang berisi bangsal perawatan.
Teror Berlanjut Mengingat Resident Evil 7
Saat naik ke kantor kepala peneliti untuk mencari kuarsa matahari, Grace mendapati pintunya terkunci rapat. Dia mencari cairan korosif di ruangan terdekat namun malah dihadang oleh Thomas Jackson, pasien bertubuh besar yang dijuluki Chunk. Pasien ini punya nafsu makan gila sampai tega memakan alat pacu jantung.
Saudaranya yang bernama Timothy rupanya lebih parah karena hobi memakan daging manusia. Setelah menghindari si pria besar, Grace melihat kenyataan pahit tentang mutasi para zombi. Zombi yang sudah mati bisa bermutasi acak menjadi Blister Head yang tingkat agresivitasnya benar-benar di luar nalar.
Grace kemudian menjenguk gadis kecil di dalam sel yang langsung mengenalinya sebagai wanita baik hati. Gadis itu menceritakan kalau kebutaannya disebabkan oleh obat pemberian dokter di fasilitas tersebut. Gadis itu juga bercerita tentang temannya bernama Marie yang tiba-tiba menghilang tanpa jejak.
Setelah mengambil cairan korosif, Grace kembali ke kantor kepala peneliti dan malah bertemu Victor di sana. Victor mengoceh soal membebaskan Grace dan memanggilnya sebagai entitas yang sangat unik. Dia menyebut soal Elpis yang bisa dibebaskan melalui diri Grace berkat campur tangan tuannya.
Victor membunyikan alarm dan menyatakan fase kedua dari eksperimennya baru saja dimulai. Pasien di bangsal isolasi tiba-tiba mengalami reaksi aneh dan Victor menawari Grace untuk melihat prosesnya secara langsung. Grace tentu saja memilih kabur dan bersembunyi sampai Victor pergi meninggalkan area tersebut.
Grace akhirnya berhasil melelehkan kunci brankas dan mengambil kuarsa kedua. Di dalam sana dia juga menemukan buku catatan tentang penelitian Oswell E. Spencer yang sepertinya adalah tuan dari Victor. Grace kemudian masuk ke kantor Luke Clark di bangsal isolasi dan menemukannya tewas dibunuh Gideon.
Grace menemukan kode brankas Clark namun sayangnya tombol brankas itu menggunakan huruf braille. Grace mengambil gelang ID level tiga milik Clark untuk mengakses area yang lebih tinggi. Dia kemudian kembali ke sel untuk menjemput gadis kecil bernama Emily yang kebetulan bisa membaca huruf braille.
Saat menuntun Emily menuju brankas, mereka dihadang oleh sekelompok zombi ganas. Grace harus mengamankan area dan mengalahkan mayat Luke Clark yang kembali hidup. Setelah aman, Emily berhasil membuka brankas dan memberikan kepingan kuarsa terakhir kepada Grace.
Mimpi buruk kembali terjadi saat monster sensitif cahaya yang punya kemampuan regenerasi datang kembali. Monster itu menculik Emily dan membawanya kabur ke tempat yang tidak diketahui. Merasa bertanggung jawab, Grace langsung melompat ke dalam lubang gelap untuk mengejar mereka.
Rahasia Gelap di Bawah Fasilitas
Grace tiba di terowongan gelap yang ternyata adalah fasilitas pembuangan untuk orang-orang yang tidak dibutuhkan lagi. Saat menyusuri sel-sel mengerikan, Grace melihat Emily di dalam salah satu sel sementara monsternya bersembunyi di ventilasi. Untuk membuka sel tersebut, Grace harus menemukan tiga soket listrik yang tersebar di sana.
Sambil menghindari sang monster, Grace mencari soket tersebut dan nyaris mati tergiling mesin pemotong bersama bahan eksperimen gagal. Di ruang keamanan, Grace menemukan rencana lama staf fasilitas untuk membunuh monster tersebut menggunakan sinar UV. Catatan staf yang tewas dimakan hidup-hidup itu menyebut sang monster dengan julukan “The Girl”.
Setelah memasang semua soket, Grace menggendong Emily yang ketakutan menuju lift sambil dikejar oleh The Girl. Lift tersebut diserang dengan beringas sampai kabelnya nyaris putus karena beban si monster. The Girl sempat mencengkeram pergelangan kaki Grace sebelum akhirnya lift terjatuh ke bawah.
Grace sempat mendengar suara retakan tulang yang ternyata berasal dari tangan monster yang terputus, bukan kakinya. Dengan kuarsa di tangan Emily, mereka kini bisa membuka pintu dan kabur ke halaman. Di sana mereka bertemu pilot helikopter yang sangat keren bernama Harry.
Setelah sedikit mengobrol soal trauma, Harry meminta Grace mengambil kunci helikopter di kantor terdekat. Sialnya kantor yang dimaksud Harry ternyata adalah lift raksasa yang membawa Grace turun ke laboratorium eksperimen super gila. Sementara itu, Leon akhirnya tersadar dari pingsannya dengan kondisi terikat di loteng.
Victor ada di sana dan mulai mengoceh soal evolusi manusia sambil mengejek kegagalan hidup Leon. Victor bahkan sempat mengiris leher Leon sampai berdarah untuk memancing emosinya. Victor tidak sadar kalau Leon diam-diam memotong tali ikatannya dan langsung menghajar Victor sampai kabur.
Leon yang kondisinya masih lemah karena infeksi membiarkan Victor pergi dan langsung menghubungi koordinatornya. Saat berada di loteng, Leon harus berhadapan dengan Timothy si pria gemuk yang sedang asyik memakan daging zombi. Pertarungan tak terhindarkan dan Leon sukses mengirim Timothy ke alam baka.
Leon bertarung melewati kerumunan zombi dan Blister Head untuk mencapai kantor Victor. Dia memberikan akses komputer Victor kepada sang koordinator yang akhirnya terungkap sebagai Sherry Birkin. Sherry adalah penyintas Raccoon City yang masih setia bekerja untuk DSO meskipun mantan bosnya Derek Simmons punya rekam jejak buruk.
Sherry menemukan data tentang penyakit mereka yang ternyata bernama Raccoon City Syndrome. Penyakit ini adalah sisa infeksi virus T yang bermutasi dan menghancurkan antibodi penderitanya. Karena Sherry juga penyintas Raccoon City, tubuhnya juga perlahan mati akibat penyakit yang sama.
Pelarian yang Berakhir Tragis
Mereka berdua menemukan data tentang Elpis dan menyadari bahwa Grace adalah kunci dari semuanya. Di tempat lain, Grace yang sudah mendapatkan kunci helikopter tidak sengaja mendengar percakapan telepon Victor dengan seseorang bernama Zeno. Victor melaporkan kalau hasil tes darah Grace sangat positif dan Elpis akan segera menjadi milik mereka.
Victor mengaktifkan sistem penghancuran diri untuk meratakan fasilitas yang sudah tidak dia butuhkan itu. Grace harus berlari menyelamatkan diri karena ruangan liftnya sudah hancur berantakan. Dia berhasil melewati kawanan subjek tes yang lepas dan langsung berlari menuju helikopter.
Suasana semakin tegang saat helikopter butuh waktu untuk pemanasan mesin sementara zombi mulai mengerumuni mereka. Mereka berhasil lepas landas tapi beban helikopter membuatnya sulit dikendalikan. Leon yang mendengar suara helikopter bermasalah melihat burung besi itu jatuh menabrak halaman fasilitas dan menewaskan Harry.
Saat Grace menolong Emily yang terluka parah dari reruntuhan, Leon memberikan tembakan dukungan dari atas balkon. Leon menuntun mereka bersembunyi di dalam kapel dan berhasil menyusul mereka ke sana. Grace dan Emily kemudian keluar dari kapel menuju instalasi pengolahan air sementara Leon menahan para zombi.
Mutasi baru yang lebih menjijikkan mulai bermunculan dengan tubuh penuh tumor dan kantung cairan oranye. Jika ditembak, cairan itu akan meledak dan mengubah zombi biasa di sekitarnya menjadi Blister Head. Grace kembali diganggu oleh The Girl dan bertekad untuk membunuh monster itu dengan cara membuka atap raksasa agar cahaya matahari masuk.
Grace meninggalkan Emily sejenak untuk turun ke bawah dan menyalakan sumber tenaga atap tersebut. Dia diburu habis-habisan oleh monster yang berusaha menghentikan niatnya. Menggunakan lampu ruangan untuk melumpuhkan monster itu, Grace sukses menyalakan listrik dan kembali ke atas.
Atap terbuka dan sinar matahari langsung membakar kulit The Girl tanpa ampun. Grace menembakkan beberapa peluru sebagai penutup yang sukses merubah monster itu menjadi cairan kental menjijikkan. Namun saat memeriksa Emily, gadis kecil itu ternyata sudah meninggal akibat luka parahnya.
Tiba-tiba tubuh Emily bergerak dan bermutasi menjadi sebuah kekejian yang sangat mengerikan. Grace mencoba mengajak Emily mengobrol namun hal itu jelas sia-sia belaka. Leon datang tepat waktu dan langsung menembak Emily, sebuah tindakan yang diprotes keras oleh Grace yang masih menganggapnya sebagai manusia.
Grace menyalahkan dirinya sendiri atas kematian Emily sementara Leon berusaha menenangkannya. Grace yang sudah terkena guncangan mental parah mengembalikan senjata Leon dan berjalan menjauh dengan tatapan kosong. Kondisi Leon juga semakin memburuk dan dia mulai terbatuk mengeluarkan darah.
Saat mencari jalan keluar, Grace malah dihadang oleh Dr. Gideon yang sudah menunggunya. Victor membuka sebuah pintu besi dan memperlihatkan seorang pria berjas putih yang sedang menatap reruntuhan Raccoon City. Pria bernama Zeno itu menyalahkan Grace atas kehancuran kota tersebut sekaligus menyebutnya sebagai kunci dunia baru.
Mengungkap Rahasia File The Creator

Zeno berjanji akan menunjukkan tujuan hidup Grace yang sebenarnya sebelum mereka naik ke helikopter. Di saat bersamaan, infeksi di tangan Sherry semakin memburuk tanpa obat. Dia menghubungi Leon yang sedang berkendara melewati pom bensin bersejarah dari 28 tahun yang lalu menuju Raccoon City.
Sherry gagal meretas data Elpis karena aksesnya ditolak oleh orang-orang di tingkat atas CIA dan Pentagon. Leon memutuskan bergerak sendiri agar Sherry tidak terkena masalah, tapi Sherry bersikeras untuk berjuang bersama sampai akhir. Tujuan utama Leon sekarang adalah menemukan Grace dan mencari tahu soal Elpis.
Sesampainya di reruntuhan Raccoon City, Leon melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Sherry melacak koordinat Victor yang mengarah tepat ke pusat Raccoon City. Saat melewati Applegate Hotel, Leon disergap oleh B.O.W. laba-laba raksasa yang akhirnya berhasil dia bunuh menggunakan kapaknya.
Leon menemukan sebuah gerbang yang sudah dipasangi bahan peledak namun tidak ada detonatornya. Di dekat sana, Leon mendapati sisa-sisa markas BSAA cabang Amerika Utara yang membuat situasinya makin mencurigakan. Leon meretas komputer BSAA dan menemukan fakta bahwa mereka juga sedang menuju ke pusat kota.
Sherry mengungkap kejanggalan dari basis data Pentagon di mana tidak ada catatan soal siapa yang memerintahkan serangan rudal ke Raccoon City. Tindakan Leon meretas komputer rupanya memicu alarm Victor yang langsung berkomunikasi dengan Zeno. Zeno ternyata adalah otak di balik kampanye pencegahan DSO masuk ke Raccoon City, dan dia sekarang menyerahkan Leon kepada Victor.
Leon menemukan catatan lokasi tiga bagian detonator yang tersebar di area sekitarnya. Jalanan yang tadinya sepi mendadak dipenuhi oleh para zombi berdebu yang bangkit dari tidur panjang mereka. Meski sudah membusuk lama, zombi ini sangat alot tapi Leon dengan mudah membantai mereka semua.
Leon sukses mengumpulkan semua komponen detonator setelah menyisir markas utama BSAA. Dia juga menemukan rekaman helm pasukan BSAA yang dibantai secara brutal. Rekaman itu mengungkap kalau rudal tahun 1998 bukan untuk menghentikan wabah, melainkan bagian dari misi mengambil Elpis di fasilitas Ark.
Dalam rekaman itu, skuad BSAA langsung diberondong tembakan oleh Zeno saat keluar dari ruangan. Sherry kembali mengecek data soal Zeno namun hasilnya benar-benar nihil layaknya mengejar hantu. Setelah meledakkan gerbang, Leon menggunakan motor BSAA dan beraksi layaknya jagoan di jalan bebas hambatan Raccoon City.
Gideon mencegatnya dengan membawa pasukan anjing mutan Garm yang merupakan versi lebih kuat dari Cerberus. Pertarungan motor super epik terjadi di mana Leon sukses menembus tangki bensin motor Victor dengan kapaknya. Leon kemudian bermain adu kecepatan dan menembak tangki bensin itu sampai meledak, yang sepertinya membunuh Victor.
Leon melanjutkan perjalanan sampai dia tiba di titik di mana dia dulu terpisah dari Claire. Langkahnya terhenti saat dia berdiri di depan sisa-sisa kantor polisi RPD. Masuk ke dalam sana membuat Leon dihantam berbagai kilas balik traumatis dari hari pertamanya bekerja di tahun 1998.
Leon menemukan peta area dan menyadari BSAA menggunakan tempat ini sebagai markas. Dia juga melihat spanduk ucapan selamat datang untuknya yang sengaja dipasang oleh Zeno sebagai bentuk ejekan psikologis. Pesan di meja menegaskan kalau Leon tidak akan bisa menyelamatkan siapapun.
Melalui layar monitor, Leon melacak keberadaan Zeno dan Grace di sayap timur RPD namun gerbangnya terkunci rapat. Beberapa area stasiun sudah hancur namun Leon masih bisa merasakan atmosfer ruangan yang tidak berubah. Dia bahkan menyempatkan diri memberikan ketenangan pada sisa-sisa rekannya yang sudah jadi zombi.
Leon masuk ke perpustakaan dan menemukan dongkrak tua yang dulu dia gunakan untuk menggeser rak buku. Alat ini sukses membuka pintu besi menuju tempat Zeno dan Grace berada. Leon diam-diam mencuri dengar percakapan mereka soal militer dunia yang mengincar Raccoon City hanya demi Elpis.
Zeno menjelaskan kalau Elpis adalah virus terakhir buatan Spencer yang didesain untuk mengendalikan kesadaran umat manusia. Ada pihak yang tidak ingin Elpis ditemukan dan itulah alasan rudal Raccoon City ditembakkan. Teori konspirasi pemerintah AS menutupi keterlibatan mereka dengan Umbrella ternyata benar adanya.
Zeno menunjukkan foto Emily kepada Grace dan mengungkap kalau Emily hanyalah salah satu dari sekian banyak klon. Zeno memperlihatkan video mengerikan tentang penderitaan para klon yang dieksperimen di panti asuhan Raccoon City. Mereka gagal menciptakan ulang kunci Spencer, sehingga mereka sangat membutuhkan Grace yang asli untuk membuka Ark.
Grace sangat terguncang saat menyadari dirinya diciptakan dan akhirnya pingsan karena stres traumatis. Leon muncul dan mencoba menembak Zeno, tapi pria berjas putih itu bisa menghindari peluru persis seperti gerakan Wesker. Seorang Tyrant tiba-tiba muncul membuat Zeno bisa kabur membawa Grace sementara Leon sibuk bertahan hidup.
Keluar dari RPD, Leon menuju panti asuhan dan melewati toko senjata Kendo yang penuh kenangan menyakitkan. Leon teringat momen saat Robert Kendo marah karena gagal melindungi putrinya Emma dari infeksi. Di garasi, Leon menemukan sisa tulang belulang Emma beserta catatan resep medis berlogo Umbrella.
Kenyataan ini membuat darah Leon mendidih dan dia bersumpah tidak akan membiarkan hal ini terjadi lagi. Kemarahan Leon langsung dilampiaskan kepada Tyrant yang terus menembakkan rudal ke arahnya. Leon dengan cerdas menembak rudal di tangan Tyrant sampai hancur dan membuat monster itu bermutasi sebelum akhirnya membunuhnya.
Konflik Gelap Sekelas Resident Evil Village

Leon masuk ke panti asuhan yang hancur dan turun ke kawah di bawahnya untuk mencari Ark. Dia menggunakan tali BSAA untuk turun ke jurang dan menemukan akar hitam raksasa milik Plant 43. Tanaman dari fasilitas Nest ini tumbuh liar menutup akses pintu Ark berlogo Umbrella.
Di dalam Ark, Leon melihat berbagai properti milik Tricell, HCF, dan payung Umbrella. Leon melacak posisi Grace melalui konsol kamera menuju sistem pemurnian sentral bernama Pandora. Pasukan elit yang menyadari kehadiran Leon langsung menyerangnya secara membabi buta.
Tentu saja Leon S. Kennedy tidak bisa dikalahkan semudah itu dan dia bahkan memanfaatkan monster Licker untuk membantunya. Leon takjub melihat desain fasilitas yang mencerminkan obsesi Spencer pada evolusi manusia sempurna. Dia juga sempat melihat katalog produk senjata biologis Umbrella yang harganya selangit.
Komandan pasukan elit yang kemungkinan besar adalah Hunk menantang Leon berduel menggunakan kapak. Komandan ini punya tanda infeksi di tangannya yang membuktikan dia juga menderita Raccoon City Syndrome. Hunk dulu adalah orang yang dikirim Umbrella untuk membunuh William Birkin yang berniat menjual G-Virus ke militer AS.
Setelah menang, Leon tiba di area pemurnian sentral dan mendengar Zeno membahas soal The Connections. Zeno meminta kata sandi untuk menghidupkan Elpis, dan jika salah maka seluruh fasilitas Ark akan hancur lebur. Leon mengadang Zeno tapi pria itu terus memamerkan gerakan khas Wesker miliknya.
Kapak Leon sukses menebas lengan Zeno tapi lukanya bisa sembuh secara instan dalam sekejap mata. Leon mulai batuk darah parah dan Zeno berniat menghabisinya saat itu juga. Grace dengan berani menodongkan pistol ke kepalanya sendiri untuk memaksa Zeno berhenti menyakiti Leon.
Leon menembak penyangga platform yang mereka injak sehingga dia dan Grace bisa kabur dari Zeno. Mereka jatuh ke area pembuangan tempat Leon akhirnya pingsan karena infeksi tahap akhir. Leon bertekad menghancurkan Elpis dan meminta Grace berjanji untuk menyelesaikannya jika dia mati.
Grace mencari kunci untuk menyalakan panel derek dengan menghindari gerombolan Licker dan subjek tes zombi. Dia berhasil memindahkan derek dan membuka akses pintu raksasa untuk Leon. Grace kemudian mencari dua bola ornamen untuk membuka pintu arsip, satu berwarna merah dan satu putih yang menyimbolkan logo Umbrella.
Di dalam ruang arsip, Grace memasukkan disket MO milik ibunya ke terminal komputer. Dia memutar file video berjudul The Creator yang menampilkan wawancara ibunya dengan Spencer. Spencer dalam video itu terlihat menyesali ambisinya menjadi dewa yang hanya membawa kehancuran.
Akhir Cerita dan Kebenaran Soal Elpis

Leon yang berada di luar sudah dalam kondisi sekarat dan terus berjuang melawan pasukan B.O.W. menuju area pemurnian. Grace menonton video kedua di mana ibunya menjelaskan kalau Elpis adalah dewi harapan dari mitologi Yunani. Spencer menyadari kesalahannya dan memperkenalkan bayi perempuan bernama Grace yang dia adopsi sebagai sumber harapannya.
Spencer berharap Grace bisa menjadi requiem atau lagu pengantar tidur bagi mereka yang telah tiada. Grace yang masih kaget tiba-tiba melihat Leon memuntahkan darah di luar ruangan. Grace membantu Leon masuk ke ruang utama namun dia mengaku tidak tahu apa kata sandinya.
Leon menyuruh Grace memasukkan sandi asal agar Elpis hancur, tapi Zeno yang ada di sana setuju membiarkan Leon hidup asalkan sandinya benar. Mengingat ucapan ibunya, Grace memasukkan kata “Hope” dan sistem Elpis akhirnya aktif. Victor datang dengan kondisi terluka saat berbagai botol sampel muncul dari bawah mesin.
Zeno menyuntikkan Elpis ke tubuhnya dengan harapan mendapat kekuatan mengontrol pikiran. Sialnya, Elpis rupanya adalah penawar untuk semua senjata biologis berbasis virus Progenitor. Zeno kehilangan seluruh kekuatannya dan kembali menjadi manusia biasa yang sangat lemah.
Victor membela kegeniusan Spencer yang memang menginginkan anarki dengan cara melumpuhkan seluruh senjata biologis di dunia. Victor dengan santai memenggal kepala Zeno menggunakan tangannya yang sudah bermutasi. Grace menggunakan kesempatan itu untuk menyuntikkan Elpis ke tubuh Leon dan menyembuhkan penyakitnya secara total.
Victor mengaktifkan mode penghancuran diri dan menjatuhkan platform yang mereka injak. Leon berduel mati-matian melawan Victor yang ternyata sudah menanamkan parasit Nemesis Gamma di tubuhnya. Parasit ini membuat Victor memiliki kantung mutasi yang persis seperti wujud Nemesis tahap keempat.
Leon berhasil menumbangkan Victor dan menyelamatkan Grace di tengah fasilitas yang mulai runtuh. Tiba-tiba sepasukan tentara turun dari atas yang awalnya dikira Leon sebagai musuh baru. Ternyata mereka adalah skuad Hound Wolf pimpinan Chris Redfield yang datang membawa pesan perdamaian.
Nasib Terakhir Karakter Utama
Di atas reruntuhan yang masih berasap, Leon menghubungi Sherry dan mengabarkan kalau obatnya sudah diamankan. Grace masih meratapi nasib Emily namun Leon mengungkap kalau dia sengaja tidak menembak organ vital Emily agar gadis itu masih bisa diselamatkan. Leon membuang sarung tangannya karena dia sudah benar-benar bebas dari Raccoon City Syndrome.
Berita penemuan lab rahasia Raccoon City ini bocor ke publik dan membuat geger seluruh dunia. Investigasi FBI dibuka kembali karena banyak pihak curiga pemerintah AS sengaja membuat Umbrella bangkrut untuk menutupi kesalahan mereka. Teori konspirasi soal kematian Alyssa Ashcroft juga mulai membanjiri jagat internet.
Presiden AS sampai harus turun tangan memberikan klarifikasi untuk membantah semua tuduhan publik. Roadshill akhirnya terekspos sebagai sarang teroris dan Emily berhasil diselamatkan dari dalam kepompong mutasinya. Beberapa waktu kemudian, Grace terlihat sudah kembali bekerja normal sambil mengobrol santai dengan Leon di telepon.
Sherry sudah sembuh total dan Grace sekarang resmi menjadi wali sah untuk Emily. Bos Grace menagih laporan soal kasus Umbrella yang membuktikan hidup mereka sudah kembali ke rutinitas awal. Adegan penutup memperlihatkan dua tentara misterius di fasilitas Ark sedang mengambil sesuatu sebelum skuad Chris tiba di lokasi.
Oke sobat Gimenvo, sekarang saatnya kita gali lebih dalam. Gue bakal merangkai semua kepingan puzzle berantakan ini jadi satu kesatuan lore yang solid. Siapkan otak kalian karena konspirasi di balik game ini benar-benar di luar nalar.
Kilas Balik Alyssa Ashcroft di Resident Evil Outbreak
Kita harus mundur dulu ke tahun 1998 untuk membedah masa lalu Alyssa Ashcroft. Sebagian besar kejadian ini mengambil latar dari seri game spin-off yang legendaris itu. Saat lagi asyik bersantai di J’s Bar Raccoon City, Alyssa tiba-tiba terjebak dalam awal mula invasi zombi.
Situasi makin kacau saat seorang pria berwajah pucat menyerang bartender di sana. Alyssa akhirnya bekerja sama dengan sekelompok penyintas untuk mencari jalan keluar dari neraka tersebut. Entah bagaimana ceritanya, Alyssa malah berakhir di fasilitas NEST milik Umbrella bersama seorang wanita bernama Yoko.
Di fasilitas tersebut, Yoko ternyata adalah mantan donor sampel jaringan untuk riset virus T. Mereka kemudian berhadapan dengan peneliti Umbrella bernama Monica yang mati mengenaskan setelah larva G meledak keluar dari dadanya. Alyssa sukses membantu Yoko mengalahkan larva G yang sudah tumbuh besar sebelum kabur dari tempat laknat itu.
Eksperimen Kelam Umbrella di Arklay Hospital
Pelarian Alyssa membawanya ke Kebun Binatang Raccoon City tempat dia menemukan artikel koran lamanya dari tahun 1996. Artikel itu membahas soal penemuan mayat penuh obat-obatan di sungai dekat pegunungan Arklay. Mengikuti insting jurnalisnya, Alyssa mendatangi rumah sakit swasta yang sudah terbengkalai di Pegunungan Arklay tersebut.
Di masa lalu, tempat ini dipakai Umbrella untuk bereksperimen dengan obat-obatan dan virus T. Eksperimen gila ini dipimpin langsung oleh Dr. Greg Mueller yang menguji berbagai varian virus ke pasien. Banyak pasien yang akhirnya menunjukkan gejala penyakit kanibal alias berubah jadi zombi.
Umbrella menyuap Chief Irons agar kepolisian RPD tidak pernah mengusut tuntas kasus mengerikan ini. Salah satu dokter bernama Lester bahkan tega menumbalkan manusia ke tanaman mutan demi menghidupkan kembali mendiang istrinya. Rentetan kejadian traumatis ini sempat membuat ingatan Alyssa ditekan habis-habisan oleh Umbrella.
Konspirasi Skala Global The Connections
Setelah selamat dari insiden berdarah itu, Alyssa menulis laporan investigasi mendalam untuk membongkar kebusukan Umbrella. Sayangnya laporan kredibel ini langsung dicap sebagai teori konspirasi murahan oleh pihak-pihak berkuasa. Otak di balik semua pembungkaman ini adalah organisasi bayangan bernama The Connections.
Merekalah dalang yang meledakkan Raccoon City berkeping-keping untuk menutupi jejak keterlibatan pemerintah AS. Hal ini juga dilakukan untuk menyembunyikan eksistensi fasilitas bawah tanah bernama Ark. Di fasilitas inilah The Connections mengamankan berbagai aset Umbrella untuk memproduksi dan menjual senjata biologis.
Alyssa yang terus mencari kebenaran bahkan sempat mewawancarai Oswell E Spencer sebelum pria tua itu dibunuh Albert Wesker. Kegigihan Alyssa sayangnya harus berakhir tragis di tahun 2018. The Connections mengirim seorang pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa Alyssa agar dia bungkam selamanya.
Hubungan Gelap Tricell dan HCF di Resident Evil 5
Pusat kendali senjata biologis di Ark ternyata menyimpan barang-barang milik organisasi lain. Leon sempat melihat aset milik Tricell dan HCF tergeletak begitu saja di dalam lab. Fakta ini membuktikan kalau The Connections punya kendali penuh atas insiden mematikan di Afrika tempo hari.
Kemungkinan besar Wesker dan Ada Wong selama ini bekerja langsung di bawah perintah The Connections. Ini juga menjelaskan kenapa Zeno punya wajah dan kemampuan manusia super yang sangat mirip dengan Wesker. Zeno adalah kloningan yang tubuhnya sudah ditanami mutasi virus T tingkat tinggi.
Ngomong-ngomong soal virus, kalian pasti penasaran kenapa infeksi Sherry Birkin menyebar lebih lambat dari Leon. Jawabannya sangat logis berdasarkan pengalaman pahit Sherry di masa kecilnya. Tubuh Sherry masih memiliki antibodi dan sisa penyembuhan G-Virus yang otomatis memperlambat efek mematikan Raccoon City Syndrome.
Ambisi Pengendalian Pikiran Resident Evil 7
The Connections sebenarnya sudah bergerilya sejak awal mula Umbrella berdiri. Mereka sering memberikan dana fantastis kepada Dr. James Marcus sebelum ilmuwan itu dikhianati. Fokus utama organisasi bayangan ini adalah menciptakan teknologi yang bisa mengendalikan pikiran manusia sesuka hati.
Gue yakin kalian masih ingat soal mutasi jamur Mold dan tragedi keluarga Baker di seri sebelumnya. Itu semua adalah ulah The Connections yang sedang bereksperimen menggunakan Eveline. Mereka kini memburu Elpis karena mengira virus pamungkas Spencer itu punya efek mind control yang jauh lebih sempurna.
Ambisi gila ini memaksa The Connections untuk menyusup ke berbagai lembaga penting dunia. Mereka mengontrol pejabat pemerintah AS dan bahkan memicu perpecahan di dalam tubuh pasukan BSAA. Fakta busuk inilah yang bikin Chris Redfield muak dan memutuskan membentuk pasukan rogue bernama Hound Wolf.
Tragedi Kloning Raccoon City Orphanage
Demi membuka segel Elpis, The Connections mendanai eksperimen Dr. Victor Gideon secara besar-besaran. Victor menemukan catatan lama Spencer yang berteori kalau ingatan manusia bisa ditransfer lewat sel darah. Hal ini membawa kita pada rahasia paling memuakkan di balik panti asuhan Raccoon City.
Pada era 90-an, peneliti Spencer mengkloning banyak gadis kecil untuk dijadikan kelinci percobaan. Mereka menyuntikkan plasma darah Spencer ke tubuh anak-anak tak berdosa itu. Sayangnya eksperimen brutal ini gagal total dan justru menciptakan monster tak terkendali yang membantai para staf medis.
Kloning terakhir yang tersisa dari proyek neraka ini adalah Marie dan Emily. Marie akhirnya bermutasi menjadi monster mengerikan yang dipanggil “The Girl” setelah disuntik darah zombi. The Connections mengira Grace adalah sumber DNA asli para kloning ini, padahal tebakan mereka meleset jauh.
Plot Twist Mengejutkan Oswell E Spencer
Semua orang percaya kalau Elpis adalah senjata biologis paling mematikan sedunia. Tapi Spencer sukses menipu The Connections dan dunia dengan sebuah kenyataan yang super epik. Elpis sejatinya adalah antivirus pamungkas yang bisa menetralkan semua senjata biologis berbasis Progenitor.
Di akhir hayatnya, Spencer yang gila keabadian ternyata masih punya sedikit hati nurani. Dia merasa bersalah atas pengorbanan anak-anak panti asuhan demi ambisi gilanya menjadi dewa. Spencer menjadikan Elpis sebagai bentuk penebusan dosa dan menjadikan Grace sebagai pemegang kuncinya.
Grace bukanlah subjek eksperimen atau kloningan spesial seperti yang dituduhkan banyak orang. Grace hanyalah bayi yatim piatu biasa yang diadopsi Spencer untuk membawa harapan baru bagi dunia. Fakta ini benar-benar menampar ego Zeno yang langsung kehilangan kekuatannya sesaat setelah menyuntikkan Elpis.
Kisah Pilu Marvin Branagh di Resident Evil 2
Di tengah ketegangan konspirasi tingkat dewa ini, ada sedikit tambahan lore yang bikin nyesek parah. Saat menyusuri reruntuhan kota, Leon menemukan surat-surat usang yang ditulis oleh seorang gadis bernama Merrill. Gadis kecil pemberani ini ternyata adalah putri dari Letnan Marvin Branagh kesayangan kita.
Merrill nekat menembus bahayanya kota zombi demi mencari sang ayah ke kantor polisi RPD. Dia sempat dibantu oleh polisi bernama George yang akhirnya terluka parah akibat gigitan zombi. Merrill terpaksa berlari mencari perlindungan ke toko senjata Kendo saat situasi makin mencekam.
Nahasnya Leon hanya menemukan sepatu dan gantungan kunci RPD pemberian Marvin di toko senjata tersebut. Kertas kosong di samping barang-barang itu menjadi saksi bisu tewasnya putri sang letnan. Tragedi keluarga Marvin ini jadi bukti nyata betapa hancurnya nyawa manusia akibat kerakusan para elit global.
Awal Baru Setelah Era PlayStation 1
Game ini memberikan sensasi penutup yang sangat memuaskan untuk ancaman virus T tradisional. Elpis sukses menetralkan peninggalan busuk Umbrella dan membuka lembaran sejarah baru. Kini musuh utamanya sudah jelas, yaitu para petinggi The Connections yang masih bersembunyi di balik layar.
Kehadiran skuad Hound Wolf milik Chris Redfield di akhir cerita memberikan sinyal kuat untuk masa depan franchise ini. Gue sangat berharap Capcom mau mewujudkan reuni aksi Leon dan Chris untuk memburu The Connections. Kita masih punya celah waktu panjang sebelum mencapai timeline Shadows of Rose di tahun 2037.
Secara keseluruhan, penceritaan di game ini memang lumayan padat dan ada beberapa plot hole yang bikin mikir keras. Tapi gue nggak bisa bohong kalau kualitas horor dan konspirasinya benar-benar jempolan. Ini adalah salah satu mahakarya terbaik yang wajib masuk ke koleksi game favorit kalian.
Ringkasan Alur Cerita Game Resident Evil Requiem
- Grace Ashcroft dan Leon S. Kennedy terjebak dalam pusaran konspirasi baru Umbrella di Roadshill dan Raccoon City.
- Penyakit “Raccoon City Syndrome” mengancam nyawa Leon dan penyintas lainnya seperti Sherry Birkin.
- Terungkap bahwa Elpis bukanlah senjata pengontrol pikiran, melainkan virus penawar buatan Spencer sebagai bentuk penebusan dosanya.
- Grace terbukti merupakan anak angkat Spencer yang menjadi kunci (harapan) untuk mengaktifkan Elpis.
- Zeno tewas di tangan Victor Gideon, dan Victor yang bermutasi ala Nemesis berhasil dikalahkan oleh Leon.
- Berkat intervensi skuad Chris Redfield, Leon dan Sherry sembuh, konspirasi terbongkar, dan Grace menjadi wali bagi Emily yang selamat.
Main Game Bikin Haus? Baca Ulasan Brutal Revan Lainnya! Kalau otak kalian masih sanggup mencerna plot twist gila macam ini, pastikan kalian cek ulasan dan artikel game brutal lainnya yang udah gue tulis. Gue jamin perspektif bertahun-tahun gue nge-game dari zaman TV tabung sampai monitor 4K bakal ngasih kalian insight yang nggak ada obatnya.
Pantengin Terus Geminvo! Jangan lupa buat follow, like, dan pantengin terus sosial media kita di @gimenvodotcom biar kalian nggak ketinggalan berita esports, racikan PC, dan nostalgia PS2 paling asyik. Mari kita bangun komunitas yang solid tanpa toxic!
Disclaimer: Artikel ini adalah murni opini dan analisis dari penulis berdasarkan informasi lore game yang beredar. Semua hak cipta karakter, nama, dan merek dagang milik masing-masing developer atau publisher. Segala bentuk kerugian akibat membaca artikel sambil makan gorengan panas di luar tanggung jawab penulis.

Revan Gunawan adalah penulis utama di Gimenvo yang mendedikasikan dirinya untuk mengulas game dari berbagai macam genre. Ia selalu menggabungkan pengalaman bermain selama bertahun-tahun dengan prinsip penulisan konten yang kredibel dan berbobot.